DOLOROUS DREAMS


DOLOROUS DREAMS

I’m 25 and I will share my thoughts…

 

to be honest ,  I don’t like camping stuff.

I don’t like acara pergi tamasya bersama teman – teman kepegunungan lah, ke pantai lah, atau kemana ajah.  saya benci harus naik bus yang selalu ngebut , I don’t feel comfort with tenda dan tanah , di mix dengan hawa dingin , dan disempurnakan kapasitas toilet yang selalu jorok karena kekurangan air. I just cant stand anymore…I can’t . that’s not me at all… saya bukan anak bumi , anak pantai, anak gunung , atau anak hiking. Saya anak rumahan atau anak mal…

but…. I have to confess about something…

Di setiap acara jalan – jalan yang terpaksa harus saya ikuti itu, disetiap hingar bingar nya camping itu, terlepas dari enak atau gak enak,  suka atau enggak,  jauh atau dekat ( hmm…kopaja kaleeee), ada satu hal yang diam – diam selalu saya impikan…teman seperjalanan yang istimewa.

dalam setiap acara jalan – jalan itu , betapa saya menginginkan kehadiran seseorang.

someone  special.

Do you feel the same? I mean, Everytime you go somewhere by plane, by train, by bus, or even by ship,  have you ever wished  you’ll go with someone special ? or even met somebody special on your own trip?

keep your answer . I’ve  already known yours.

Jujur aja, waktu itu , ketika saya masih muda belia, dan perut saya masih jauh jauh jauh lebih buncit , saya berharap banget bisa pergi bersama seseorang yang sapisialllll… Entah dalam tahap pedekate, udah jadian, atau lagi mesra – mesranya.  atau bahkan teman baru ( asal dia gak muntah dan dia gak resek yah ).Pokoknya, jjs bareng itu termasuk dalam salah satu wish list saya. BUT… unfortunately, up until now,  THOSE things . THOSE dreams !  JUST NEVER HAPPENED!

Yeah , I’m pretty sad. Because now, I’m not gonna camping anymore. But, WHY ? WHY I CAN’t Do it again ?

Obviously , I can still doing that stuff.  But , I just don’t wanna Do it, AGAIN. i’m too old for this. that’s IT.

Wakil Tuhan no. 4


I’m 25 and I will share my thoughts…

Sewaktu saya kecewa berat karena harus masuk kedokteran. dan double kecewa memasuki dunia koas , karena harus jaga malem , mommy woody bilang gini, “ Wakil Tuhan di dunia itu ada TIGA. “ Pertama ,adalah para pendeta/pastur/ kyai / biksu , biarawan dan biarawati.  Mereka adalah orang – orang yang tinggi spiritualitasnya. Mereka diberikan rahmat dan di tunjuk Oleh Tuhan untuk membimbing jiwa – jiwa manusia lain. Di serahi tugas membuat teman – teman sesamanya bisa lebih mengenal Tuhan NYa. Diberikan HAK istimewa untuk mengenal Tuhan terlebih dahulu dibanding yang lain, lalu meneruskan pengertian nya kepada sesamanya. Mereka berperan dalam membantu jiwa – jiwa manusia , untuk menemukan Tuhan dan hidup didalam kedamaian. Kehadiran mereka sebagai Wakil Tuhan di dunia tidak terbantahkan. Mereka ditulis di kitab – kitab suci . Dan semua mahluk mengakui keberadaan mereka sebagai Wakil Tuhan nomor satu.

Yang kedua adalah pengacara. Mereka berperan sebagai wakil  Keadilan dan kebenaran. Kita tahu Tuhan itu adil dan pengasih. Maka untuk memastikan keadilan dan kebenaran ditegakkan di bumi ini, Para pengacara pun hadir. Mereka mempelajari HUkum dan pelanggaran yang ada. Mereka berkuasa untuk menjatuhkan hukuman atas kesalahan – kesalahan yang dibuat oleh manusia lain. Dan memastikan tindakan hukuman seadil – adilnya. yang bersalah dihukum sesuai pelanggaran nya, dan yang menuntut mendapatkan kembali Hak nya. Sesuai dengan hukum yang berlaku. Hukum yang konon katanya diberikan Tuhan untuk mengatur kehidupan bermasyarakat di dunia ini. Perkara nantinya adil atau tidak, mereka sudah berjanji untuk menegakkan keadilan. Mereka yang berkuasa juga untuk menentukan hukuman hidup atau mati seseorang yang bersalah. Mereka diberikan hak berperan jadi Tuhan untuk mencabut nyawa seseorang yang memang tidak layak hidup.  dan mereka tidak dituntut atas perbuatan mereka. Karena mereka hanyalah penegak keadilan.

Orang ketiga adalah Saya. Maksudnya saya dan semua kolega saya. DOKTER. Dokter tidak diberikan kuasa untuk mencabut nyawa seseorang. namun diberikan kepandaian dan keistimewaan untuk menyelamatkan nyawa manusia. untuk menghantarkan sebuah kehidupan yang baru , untuk merawat kesehatan fisik seseorang.  Memastikan manusia juga sehat jasmani , sehingga bisa melaksanakan tugas- tugas nya di bumi Dokter juga diberikan kuasa untuk memegang kehidupan dan berusaha untuk mempertahankan kehidupan tersebut sesuai dengan Waktu yang ditentukan oleh Tuhan.

Seharusnya saya bangga. karena saya jadi dokter. Saya diberikan kepercayaan langsung oleh Tuhan, unutk merawat kehidupan dan melihat secara langsung proses kehidupan baru lahir di dunia ini. toh saya juga gak mungkin jadi pastur, atau jadi pengacara. so, menjadi Dokter adalah pekerjaan yang mulia. Saya harus bersyukur, karena gak semua orang bisa jadi dokter. Entah tidak mampu secara financial, secara mental , ataupun ketidaksanggupan dalam menempuh pendidikan dokter yang berat dan lama.

Akan tetapi. meskipun mommy woody bilang hanya ada tiga wakil tuhan di dunia ini. Dia seperti nya Lupa, ada lagi satu Wakil Tuhan di dunia. Ditangan nya kematian dan kehidupan manusia ditentukan. sayang keberadaan nya kurang diakui. padahal kemungkinan besar dia jauh – jauh lebih berperan jadi malaikat pencabut nyawa ataupun malaikat kehidupan.  Saya sendiri baru menyadari keberadaan nya ketika mengikuti perjalanan rohani di jawa barat bersama miss selow. Lalu, Siapakah dia ?

Dia adalah supir travel saya.

Sepanjang perjalanan pulang retret rohani dari puncak ke Jakarta, jantung saya sudah copot tujuh kali, trus dipasang lagi. Nasibnya malang sekali. Dia sudah takikardia sepanjang jalan kenangan, yang gak bakalan mau saya kenang lagi. saya gak kebayang betapa kerasnya usaha otot jantung saya berolahraga nonstop selama 4 jam. Jantung Sudah berhenti mendadak disetiap tikungan.dan tikungannya banyak buangedddd….! Gimana perasaan saya , kalau sehari sebelum saya pulang ada kecelakaan mobil beruntun di cisarua ? gimana gak parno. apalagi supirnya kaya koboi. nyetir gak pake mikir.

Perut saya sudah mulas gak karu- karuan selama lebih dari empat jam. Mules nya udah ngalahin saya mau nonton konser maroon 5, ngalahin saya ketemu mr. turtle, mr. eagle, liat soong joong ki, dan ujian  obgin. kalah semua !

saya sudah berusaha mengalihkan perhatian, dengan merem melek setiap 5 menit. dengerin lagu ajeb- ajebnya david guetta dari bb Dakota saya. sampai saya ajak ngobrol si supir.  waktu ngajak ngobrol si supir, mau gak mau saya kan inget kejadian avanza pencabut 10 nyawa itu kan ? Jadi pelan – pelan saya basa – basi nanya. “ bapak baru jalan , apa gimana ? “

dengan semangat empat lima , plus kacamata hitam nya. ( saya punya kejadian buruk dengan kacamata hitam dan menyetir ) .” owww, tadi saya jalan jam dua pagi , dari cipanas  . trus saya kebut , jam enam pagi saya sampe jakarta. trus jam delapan saja jalan lagi sampe sini , muter – muter anterin orang. jam dua belas saya kan jemput non .  “

saya nelen ludah. dalam hati ngebatin “mati ! mati ! mati ! dia gak istirahat dari jam dua pagi … itu dia pake kacamata item, merem apa melek ?? nyawa gueeeeee gimanaaaaa ????

mulai parno level 3. langsung level 3.

kan liat jalanan kenangan nya udah ancur . banyak lobang. sempit banget. mustinya cuman bisa satu mobil . tapi kadang – kadang ada mobil dari arus berlawanan. ya udin , sempit – sempitan gitu. spion ditekuk, liat kiri ada pohon2an, lihat kana nada jurang plus pemandangan indah. cuman tetep aja jurang kalo harus terjun bebas. nilai parno level 1.

liat naik turun gunung nya, tau tau curam belok kiri, baru banting kiri, udah banting kanan lagi. baru banting kanan , kanan lagi… untung setirnya gak copot…  haizh… parno level 2.

dan dengan supir nyetir kecepatan 60 sampe 80 km perjam. plus mobil abal – abal grandmax, level parno saya udah naik sampe maksimal. sampe dobol itu jarum parnonya… orang gak diapa – apain aja saya bisa parno. hadehhh!!! why ? why ? why ?

mati ! mati ! mati!

saya coba tanya lagi pelan – pelan .” pak, tadi sempet istirahat gak ? dari jam enam mpe jam delapan ? sehari sebelumnya bawa mobil juga ?” saya tanya dengan suara hati – hati, takut ganggu konsentrasinya, trus akibatnya dia salah banting setir, trus terjun bebas, trus bye bye dunia deh….
“ ah, kemarin sama kemaren nya lagi saya juga bawa mobil. kaya gini aja , muter muter , naik turun, Jakarta – cipanas, terus aja, jemput – jemput orang. udah biasa si non. “

mati ! mati ! mati ! saya lihat dia nyetir dengan satu tangan , dan tangan lainnya sibuk buka tutup kartingdaeng.

buset deh, gak heran perutnya buncit gitu. sebagian aktivitasnya cuman duduk , menggerakkan setir dan menginjak pedal gas. SETIAP HARI ! di jam – jam gajebo. saya jadi kuatir kesehatan si pak supir. biasa , sok care. tapi saya lebih care lagi sama nyawa sayaaaa… hikssss….. heleeeppp!!!!

kenapa tadi saya mau aja ditawarin pake jalan alternative ? mana pake jalan alternative yang amit- amit jabang baik , curam nya ….hadeh , udah kaya ikut travelling sama lord of the rings ke mount doom aja… aturan minta jalan biasa aja, jalan yang banyak resto nya, banyak factory outlet nya, dan jalan yang LEBARRR!! emang ini jalan lebih cepet, tapi nyawa taruhan nya. maut Cuma sejengkal doank. kalo dikanan saya yang duduk bukan miss selow, misalnya gajah ,mungkin mobil grandmax ini bakal miring ke kanan, trus guling – guling deh di antara perkebunan teh itu.

Pada awalnya saya menahan diri untuk gak ngomong apa yang bikin saya takut. PUra- pura tenang, cool. kalem. santai. ngobrol biasa, sambil sekali kali merem melek. Tapi ahkirnya saya teriak juga, sangking ketakutan nya. Padahal Harusnya saya bisa tidur dimobil karena lelah.bisa menikmati music dengan santai.  Namun,  si sopir yang gak tidur ini ngebut gak pake mikir, dan saya gak berani tidur. takut bablas kesurga. Kan jayus baru pulang retret, baru disucikan. di murnikan.dosa- dosanya diampuni . masi suci dan murni , terus langsung diangkut ke surga? kesan nya belum sempat menghayati pengampunan udah langsung masuk ke surga. gak gitu ! gak bisa gitulah.Hmmm…belum waktunya…

dan dalam kondisi kengerian maksimal, ahkirnya saya teriak “ bapak!!! tolong nyetirnya pelan – pelan. saya belum kawin! saya masih mau hidup!!!”

“ kalem pak !kalem !kita gak buru – buru kok . sampe besok juga gapapahhh !!!” kata penumpang travel yang lain. sama parno juga .tapi ini bukan parno. ini ketakutan. ketakutan karena ada ancaman yang jelas. kalo parno kan ancamannya gak jelas.

dan mau tau reaksi nya si supir ?

Supir nya cuman ketawa bahagia dan sama sekali gak ada niatan buat ngurangin kecepatan mengemudinya .

saya dan enam penumpang lain nya berdoa… semoga kami diampuni dosa – dosanya, dan saya mulai merancang surat wasiat untuk teman – teman dan keluarga saya.

siapa sangka yah , supir travel, supir bus , dan supir pribadi kita ternyata memegang kekuasaan untuk mencabut nyawa kita ? nasib pengacara, pendeta, suster sampe dokter ada ditangan supirnya. si wakil Tuhan nomor 4,lebih berkuasa loh dibanding tiga wakil lain nya… gak heran kalau supir seharusnya lebih diperhatikan kesejahteraan dan kesehatan nya. Supaya mereka cukup beristirahat jadi bisa kembali bekerja dengan prima. bukan untuk kejar setoran.dan ahkirnya jadi boomerang buat majikan nya sendiri.  sepantasnya kita memperhatikan kesejahteraan supir, supaya kita juga bisa menjaga nyawa kita sendiri.

Worried Woody,

Middle February , 2012

Baju zirahnya gak jadi dipake…


I’m 25 and I will share my thoughts…

Mungkin yang paling baik demi keberhasilan penulisan novel saya yang mandek ide ini adalah dengan menuliskan apa yang ada di hati saya. senin kemarin saya kedatangan tamu , kekasih hati yang sudah lama parkir dihati saya. tapi ternyata semuanya tidak berjalan dengan baik. Karena kedatangannya kali ini tidak saya harapkan .

Tepat ketika pada pagi hari senin itu saya memutuskan saya tidak ingin melihat dia lagi , tidak lagi ingin berandai – andai atau berharap bisa melihat dia. Dia muncul . tapat ketika saya ingin mundur, dia maju. Bukan maju sih , lebih tepatnya dia datang. dia bukan maju untuk mendekati saya atau apapun yang pernah saya harapkan selama ini. Ternyata kedatangannya  itu tidak baik untuk saya. Pertemuan kemarin sama sekali bukan karena Tuhan menjawab doa saya ketika saya mendadak mundur.  Atau bermaksud menyatukan kami seperti yang didegung – dengunkan orang ’ Kalau jodoh pasti bisa ketemu’.

Pertemuan kemarin itu dimaksudkan untuk lebih memastikan agar saya melupakan dia untuk selama – lamanya. Untuk meyakinkan hati saya , bahwa saya harus membuang harapan saya. Karena ternyata, Dia yang saya sukai, memang sudah memiliki pasangan hidup. Jadi gak ada jalan lain kan? Saya harus melupakan,gimana juga caranya. Saya kan gak mau jadi pengikutnya serikat mayang sari atau teh nini. Saya masih waras dan tahu yang mana yang bisa dikejar , yang mana yang harus berhenti total.

Yah kalau sudah begini, Saya yang sudah setengah mati berharap dan jatuh kedalam kubangan cinta terus mau bagaimana ? saya sudah terlanjur sayang , terlanjur kangen , terlanjur rindu, terlanjur berharap.

Kenapa pula dia kok jadinya sudah ada yang punya ? kenapa pula saya jadi super duper bego? Kemana sih semua insting saya ? kenapa selama ini saya tidak dapat membaca sedikitpun bahwa seharusnya pria yang saya taksir ini sudah ada yang punya ?

Saya merasa jadi orang paling bodoh sedunia. Otak saya berhenti berpikir. Saat itu saya setengah mati berharap alat sinkronisasi yang digunakan untuk memperbaiki irama jantung itu bisa dipakai juga untuk mensikronisasi otak saya, hati saya juga boleh. Apa saja deh, supaya saya gak bego lagi. Rasanya  Mati rasa. Mati insting. Insting saya tidak bekerja. Sesuatu yang biasanya selalu saya bangga- banggakan. Karena banyak hal yang saya kerjakan menggunkan insting ini. tapi sekarang kemana perginya pikiran dan analisa matang saya ? kemana insting dan intituisi saya ?

Apa saya mau nekad ? Memang bukan dari mulutnya sendiri terungkap kalau dia sudah menikah. Dari mulut orang lain. Sambil bercanda. Tapi dalam hati yang paling dalam, mau gak mau saya berharap sekali loh. Saya berharap dia bercanda kalau dia sudah menikah. Mengingat dia kan suka bercanda. Bukan Cuma sekali didalam hati saya berharap juga. berharap andaikata dia bercerai dari istrinya. Dan lebih dari sekali saya berharap saya nekad mengejar dia.  Hanya untuk mendapatkan apa yang diinginkan hati saya. tapi saya kembali kepada nurani saya… saat ini , walaupun kacau , saya masih bisa membedakan yang mana yang baik yang mana yang buruk , yang mana yang benar yang mana yang salah.

Rupanya Saya sampai kepada bentuk cinta yang lain . Petualangan cinta yang lain lagi. ilmu percintaan saya sudah naik level. Saya tidak dapat meneruskan perasaan saya dengan mudahnya, seperti dulu ketika saya diberikan kesempatan luas untuk menunjukkan . Lagi – lagi saya tidak dapat meneruskan perasaan saya .

Kisah saya lagi – lagi harus berahkir bahkan sebelum ia dimulai. Dan dengan pedih sekali lagi saya harus berkata : cinta saya bertepuk sebelah tangan. Harapan saya pupus. Kali ini tanpa saya dapat berbuat apa – apa untuk mengejarnya. Mengejarpun saya tidak dapat. Bergerak sedikitpun saya tidak mampu. Saya terkunci sendirian.

Ini bentuk cinta yang lain . DImana cinta yang pertama , saya diberikan kuasa untuk mengembangkan harapan saya seluas- luasnya. Saya diberikan keberanian untuk mencari tahu, saya diberikan kekuatan untuk berani. Dan kebetulan saya memang diberikan harapan. Karena dia yang saya kasihi , tidak memiliki siapapun dihatinya, dia sendirian. Dan saya waktu itu seharusnya dapat berusaha lebih keras lagi. Namun kala itu , setelah usaha maksimal, ketika hampir mencapai ahkir, langkah saya terhenti. Saya tidak dapat mengendalikan perasaan saya. Pedih setia menemani saya , sementara saya berusaha menyampaikan rasa kasih yang saya miliki.

Meski dia tidak ada yang punya . Saya meninggalkan cinta saya, menaruh hati saya di jalanan. Dengan luka, saya mundur. Mengejar bukanlah keahlian saya. saya memilih diam dan melupakan.

Yang kedua kali saya mencintai seseorang karena materi dan penampilan .kisah yang dengan segera berlalu karena saya tahu , dia bukan pria yang baik. Dengan mudah saya melupakan dia. dia yang nilainya seratus tidak lebih dari artis yang datang dan pergi menjadi idola saya.

Yang ketiga, ketika sesosok menawarkan kebaikan dan ketulusan dari dalam hati , saya begitu terpeson. Cinta saya kali ini lebih rumit. Karena yang saya kasihi memiliki kekasih. Dan saya dengan berat hati mundur. Kali ini tanpa saya sempat mencoba juga.

Yang terahkir, dia,yang membuat saya terluka berat. Karena terang- terangan memilih orang lain dibanding saya, padahal dia tahu saya memiliki rasa .

Memilih Menjadi hal yang begitu membebaskan dan melukakan untuk saya. sama juga ketika dia , yang paling ahkir , yang saya kira bisa menyelamatkan saya dari luka yang dalam dan bisa mengisi hari saya agar saya boleh merasakan rasa bahagia itu, ternyata sudah membagi kebahagiaan nya dengan orang lain.

Buat saya , cinta kali ini super duper parah . karena saya tidak diberikan kesempatan untuk merasakan indahnya berpacaran. Dan ini bener – benar keterlaluan. Belum juga saya mengalami berbagai problematika berkasih –kasihan , tau – tau level naksir saya naik dari suka sama bujangan jadi suka sama suami orang . lalu bagaimana dengan hati saya ? siapa yang mau bertanggung jawab menyembuhkan ? kenapa begini jadinya?

Saya sampai kepada keadaan mood kacau balau. Apa saya bisa menangis ? ternyata tidak. Saya juga kaget , karena ternyata saya begitu kuatnya. Sampai menangispun tidak bisa. Kecewa saya lebih berat. tapi  saya tidak menangis . karena terlalu kecewa, saya tidak menangis. Bagus juga. karena level ketegaran saya juga meningkat. Luar biasa.

Bagaimana saya ditempa . bagaimana mungkin saya bisa menangis kalau ternyata yang melukai saya adalah diri saya sendiri? bagaimana hati dan pikiran saya dan harapan saya sendiri yang berhasil melukai diri saya sendiri . Bagaimana hidup telah memberikan saya pelajaran berharga . Saya belajar untuk melupakan . menyadari dengan lemah bahwa saya dipaksa mundur sebelum maju berperang. Dan itu menyedihkan. Karena saya sudah menggosok baju zirah saya. Karena saya sedang mempersiapkan diri saya masak – masak. Tau – tau , perang dibatalkan. Karena pihak lawan tidak berminat mengadakan perang. Lalu bagaimana dengan hati saya ? saya sendiri sudah melukainya, makanya saya tidak dapat menangis. Dan saya tidak dapat menyalahkan siapa – siapa atas kejadian yang saya alami. Saya tidak punya sasaran untuk dimaki. Karena saya sendiri lah yang seharusnya dimaki.  Tentu saja saya tidak tega memaki diri saya sendiri. Saya tidak tega menyakiti lebih jauh lagi hati saya . Jadi saya berhenti berpikir, berhenti merasa, berhenti bersedih. Supaya sedih  saya gak jadi dua kali lipat.

Maka ijinkanlah saat ini saya membuat kesimpulan : jatuh cinta adalah kebodohan . mencintai kebodohan level dua. Tapi menjadi buta, tuli , dan tidak dapat melihat kenyataan adalah kebodohan level teratas. Dan berharap adalah kebodohan yang paling pahit yang bisa saya kecap.

Dan , sekali lagi , jangan coba katakan, kepedihan dan duka yang saya alami saat ini nantinya akan berubah menjadi sesuatu yang indah kelak. Saya sudah tahu itu. Sudah sering baca di status teman – teman saya . Sekali lagi, saat ini biarkan saya berkabung.  Berduka ada waktunya, terluka ada batasnya. Dan biar saya menghabiskan dulu takaran duka saya, sampai tidak bersisa. Baru setelah itu saya bersiap menyambut datangnya kebahagiaan , yang katanya sedang mengintip pelan – pelan dibelakang sana.

 

Saddy woody,

February fourth , 2012

Mari bersama Saya merayakan pesta galau


I’m 25 and I will share my thoughts…

Kemarin mungkin menjadi hari yang paling galau untuk saya. saya tidak menjelaskan kenapa saya bisa segalau itu. tapi yang jelas galau saya tercermin dari banyaknya twitter yang saya tulis. Dan semuanya menyiratkan kegalauan level maksimal. Buktinya teman saya sampai pada berkomentar supaya saya menghentikan postingan tentang perasaan saya yang sedang galau.

Gara- gara perasaan galau yang saya alami , saya jadi bisa memaklumi kenapa banyak sekali orang – orang yang hobi mencurahkan perasaan nya difesbuk maupun twitter. Dulu saya mentertawakan kegalauan mereka. Posting yang konyol di fesbuk. Tentang marahnya , sedihnya , dan harapan mereka terhadap kekasih hati ,atau orang yang sudah menyakiti mereka. Gemes rasanya pengen bilang ,” plis , simpen aja napa?!” Namun Saat ini saya pun melakukan hal yang sama. Dan saya mengerti betul perasaanmereka. Saya memahami sepenuhnya, Sedihnya perasaan mereka. KARENA saya mengalami hal yang sama.

Dan inilah beberapa postingan yang saya tulis untuk orang yang benar – benar berhasil membuat saya galau. saya minta maaf kepada teman – teman yang memfollow saya di twitter karena mengalami gangguan badai tulisan galau di wall mereka.  Maaf buat serangan galau akut lewat tulisan saya di twitter. Mungkin blog ini bisa mengabadikan betapa banyaknya tulisan super mengganggu yang sudah saya tulis di twitter kemaren. Tapi terima kasih juga, berkat badai galau kemarin , saya berhasil ketemu temen sesama penulis. So, kadang galau gak sepenuhnya menghancurkan. Mengekspresikan perasaan lewat tulisan gak sepenuhnya dosa. Karena ,dibalik setiap musibah, ternyata saya masih menemukan kebahagiaan.

Well, dan inilah beberapa badai galau yang saya tulis .eh ,saya mau tanya , Apa benar , galaunya terasa sekali dalam setiap katanya ?

Terkadang hal yang mustahil tetaplah suatu kemustahilan.

Ada saatnya saya begitu ingin melihat anda, dan ketika itu anda menghilang ditelan bumi…

Ada saatnya saya tidak ingin melihat anda , dan ketika itu anda mengejar saya , anda muncul di depan pintu saya, dan saya tersenyum bahagia.

Ada saatnya saya berdoa agar saya bisa bertemu anda, sekedar tersenyum dan menyapa dengan tulus.

Ada saatnya saya begitu berharapa anda hadir didalam hidup saya, tapi ada kalanya , ketika saya ingin anda tidak meninggalkan jejak di hati saya.

Ada satnya anda harus melepaskan cengkraman tangan anda di hidup saya , dan saya melepaskan genggaman mimpi saya tentang anda

Ada saatnya , pada ahkirnya anda hanya ada didalma mimpi dan harapan saya . Saat saya harus melanjutkan hidup , begitupula dengan anda.

Ada saatnya saya berterima kasih atas kehadiran anda didalam kehidupan saya, menyentuh kabu saya yang terdalam , menyiramkan kebahagiaan

Ada saatnya ,anda menuntut saya menuju cita – cita, dan saya berterima kasih atas segala penghiburan yang anda berikan untuk saya .

Ada saatnya saya sungguh – sungguh mengasihi anda, dan berdoa dengan tulus hati untuk kebahagiaan anda dan orang yang anda kasihi.

Ada saatnya ketika mimpi hanyalah mimpi . dan saya akan bangun , meninggalkan mimpi tersebut . saya akan melangkah maju

Ada saatnya saya berdoa semoga anda segera berlalu dari hidup anda,dan semoga api harapan saya  kepada anda segera padam.

Ada saatnya , dan saya menantikan saat tersebut , ketika saya bertemu anda kembali , dan segala rasa kasih saya kepada anda telah sirna

Dan ketika itu , saya harap anda berkenan menjadi sahabat saya. Saya mengasihi anda dengan sepenuh hati , dan semoga andapun demikian.

Dan saya berharap sekali lagi, semoaga saja saya masih bisa bersahabat dengan anda. Dan anda dapat melupakan juga semua rasa yang pernah ada .

Sebab… pada suatu saat, semuanya begitu berbaur dan bercampur . realitas dan mimpi saya begitu menyatu. Dan saya telah saya mengartikan , menterjemahkan , menalar , dan menganalisa segalanya secara terbalik.

Biar saya beritahu …

Terkadang degup jantung yang menggebu. Dan cinta yang meluap tidak melulu sesuatu yang sejati. Karena walaupun saya merasakannya , ada tetap berlalu.

Terkadang penghiburan dan kasih sayang ,bukanlah sebuat pernyataan hati , tapi sebentuk permainan yang melagukan kisah jenaka semata.

Dan terkadang ,meski saya telah melihat ketulusan dimata anda. Saya menyadari , anda telah berhasil membungkus kepalsuan dengan ketulusan .

Sehingga ijinkan saya untuk mengatakan sesuatu kepada anda, cukuplah anda bersedih dengan cara jenaka. Saya telah melihat kepedihan anda.

Sekarang , saya memohon kepada anda…

Berbahagialah karena saya meminta anda untuk berbahagia. Berbahagialah dengan hati yang tulus . Karena saya sudah mendoakannya untuk anda.

Sekali lagi , saya memohon …berbahagialah anda…

Sungguh … Anda layak untuk berbahagia…

Saya menantikan senyuman yang tulus dan pancaran sinar mata yang ceria  dari anda.

Semoga anda berbahagia.

 

 

Saddy woody ,

February third, 2012

My baby fuschia notebook


I’m 25 and I will share my thoughts…

Im panic! Panic! And panic ! what happen to my laptop?  My fushia neptop ? perasaan kemaren malem saya pake masih oke – oke aja . trus kenapa sekarang tiba – tiba icon batere nya muncul . dan betereinya tinggal 39 % . padahal tadi gak ada ?

Kenapa ini ? apa baterei saya rusak ? umur leptop saya emang udah 4 tahun . dibeli sejak semester enam. Mungkin kah rusak ? tapi setau saya dari pertama kali beli , batereinya emang cuman tahan 1 jam kalo gak dicolok. Makanya kemana – mana saya selalu nyolok . sampe ahkirnya batere bocor. Dan harus dicolok . enggak bisa enggak.

Trus apa mungkin karena adaptornya ?sambungan kabel adaptor saya liat pelan – pelan , masih menempel kok  di lubangnya. Saya telusuri sampai stop kontak. Sama . masih nempel. Saya cabut .lalu saya pasang lagi. Dan saya balik melihat keujung kanan bawah monitor saya ? jlep ! masih ada icon baterenya . bukan icon charger. Icon batere yang udah tinggal seperempat. Batere nya tinggal 30 % . Aduh kenapa ini ? kenapa jadi bocor. Ini yang mana yang rusak ? apa tiba- tiba batere nya mogok atao adaptornya rusak ?

kenapa leptop mendadak rusak padahal ilham lagi dateng terus. Saya lagi keasikan nulis jurnal saya. grrrr…ahkirnya saya telp froggy. Sapa tahu dia ngerti. Froggy bilang mungkin ada masalah sama adaptornya. Sebaiknya coba pake adaptor yang lain yang mungkin ada di rumah . sapa tahu icon nya berubah jadi batere charger. Saya langsung berlari keluar dari kamar nyari adaptor leptop woody jantan.

Dengan panic saya mencari – cari di kamar woody jantan. Lalu mommy woody bertanya pada saya , kenapa ? “

“ Itu , leptop saya! leptop saya kayanya rusak . gak tahu yang mana yang rusak . batereinya apa adaptornya “  jawab saya panic . yah paniklah. Apa kabar tulisan saya? gimana nasibnya kalo sampe leptop saya mati selama – lamanya. Mati sehari pun gak bisa. Soalnya otak saya sedang penuh ide yang harus segera dituangkan .

Owww…lalu mommy woody yang baik hati membantu mencari. Saya masuk terlebih dahulu ke kamar woody jantan. Mencoba menyalakan lampu .

Klik . loh kok tetep gelap ?

“ mom. Ini lampunya rusak yah ??” tanya saya curiga .

“ Bukan ! kan dari tadi mati lampu , wood.”

Prettt!!!

Yah ampun . ternyata dari tadi mati lampu . kirain apaan ? udah panic attack gara- gara adaptor sama baterei.  Kalap naik turun tangga nyariin adaptor woody jantan juga, Ternyata batere saya gpp.  Leptop saya juga gpp.

Ternyata Leptop saya sehat… Listriknya yang sakit.

“ Capek deh . panic di gedein. “ balas froggy.

“ lah,sapa yang sangka listrik pake acara mati ?!”

 

 

Worried  woody

EARLY Desember 2011

PEDIACTRIC part 1: LONG LIVE MISTER BIG HEAD


I’m 25 and I will share my thoughts.

Seluruh dunia perkoass-an udah tahu banget yang namanya Nasib ujian koas selalu ditentukan sama mood. Mood dosen penguji. Saat stase anak, kami berdelapan Diuji oleh delapan dosen yang berbeda  dalam tiga hari.

Dan UDah terkenal juga sejak  jaman daddy woody masih koas, kalo bagian anak adalah bagian yang paling ribet,  Super ruwet dan ngejelimet. Ribet karena semuanya penting jadi semua pasti bisa ditanyain. Ngejelimet karena bahannya super banyak dan kaya akan detail. Ruwet karena kita gak cuman belajar urusan penyakit sama obat. Kita belajar juga gizi nya , perkembangan anak nya , periode imunisasi .  Belum lagi pengetahuan cara merawat anak yang baik dan benar . padahal kan jelas banget hampir sebagian besar koas belum berkeluarga. Gimana caranya tahu mengurus anak yang baik yang benar.  Dan jadilah kami ber delapan mempersiapkan ujian dengan harap – harap cemas.

Kali ini Teman saya froggy dapat giliran pertama ujian. Dokter pengujinya konsulen dibidang keganasan darah. Si froggy tenang – tenang aja, katanya dia uda belajar semuanya. Soalnya kasus ujiannya gampang, cuman diare akut. Makanya dia sempet belajar yang lain juga, kaya imunisasi, Top 5 penyakit anak tersering di Indonesia , sampe 10 penanganan gizi buruk .

Cuman ada yang satu kalimat yang uda jadi pakem di koas  :  “ hoki menentukan juga jalannya ujian “.

Dan inilah masalahnya. Meski sudah berdoa lima waktu, hoki sepertinya belum mau dekat dekat dengan miss Froggy.  So, waktu dateng, muka si konsulen – es we te – jeleknya gak karu – karuan . Jutek nya ampun deh . uda mukanya jelek , ini lebih ditekuk tekuk lagi , lebih eneg lagi , lebih nyebelin lagi. Yah Overall,  DIAGNOSA SEMENTARA nya :  MOOD  konsulen lagi ANCUR . alamat deh .

PROGNOSA : REMEDIAL  atau dibantai lalu remedial juga.  atau…kalo konsulen nya menyesal, disuruh buat paper.

Kata froggy  “ yah , sial ! moodnya jelek bener , mukanya ampe ancur gitu . udah lah gak usah ujian ajah deh , mending langsung remedial. Gpp. Gue bersedia deh. “

Froggy memasuki kamar ujian dengan langkah gontai.

Satu jam kemudian froggy keluar .

Mukanya jelek juga . Udah sama kaya konsulennya.hati – hati yah , Mood jelek itu menular. Sama seperti kebiasaan buruk  , mudah ditularkan.

“ parah ! parah ! gila !michin !psycho ! kasus gue kan cuman diare akut ! kenapa gue jadi ditanya anatomi ruang limpa ? “ lolong froggy putus asa.

Jadi gini ceritanya , si froggy masuk , lalu di suruh melakukan pemeriksaan fisik terhadap pasien ujiannya. Dia uda pede – pede jaya ngemeng dari rambut, mata , hidung , leher , bla bla bla. LANCAR ! KAYA di TOL ! Konsulenya juga diem – diem aja, gak nanya apa – apa. Adem- adem aja . Walaupun mukanya tetep ditekuk.  Nah , Sampe ke pemeriksaan abdomen ( perut ), sampe disitu , tiba – tiba si konsulen nanya ,  “ dek froggy , apa yah nama latinnya batas tajam yang di depan hati itu ? “

Heh !! si froggy shock.  Jantung nya sempet stop 5 detik gitu . Diantara semua bahan , dia gak inget anatomi hati/hepar sama sekali. Belajar juga kagak! Gimana mau inget!  Lagian Mana ada yang inget ? itu kan uda 4 tahun yang lalu. Jaman anatomi. Dulu aja jaman anatomi froggy cuman inget pas ujian , kelar ujian praktikum anatomi langsung lepas tuh ilmu. Lepas dari sel- sel otak.  Ya udah deh. Siap – siap. Pembantaian dimulai.

Froggy menggeleng. Gelengan pertama .

“ batas hepar yang dibelakang , garisnya nama latin nya apa dek ?”

Froggy menggeleng lagi. Geleng ke dua. Lutut udah lemes . dalam hati teriak “ udah aja , gak usah ditanya lagi . gak bakalan tahu. Langsung aja remed. Plis. Remed aja . tobatttt!

“ oww gak tahu juga ….hmmm…kamu tahu limpa ?”

“ tahu dok .”  jawabnya lesu . ( begh , mau ditanya apa lagi ene ? )

“ limpa ini punya empat lobus , sebutkan empat nama latin nya ?”

“ ga tahu dok ,” jawab nya lemah diiringi desah nafas panjang . GELENGAN KE TIGA.

Ujian selesai .

Hasil : failed … remedial …

Froggy frustasi , “ gimana ceritanya ??? dari kasus diare akut kenapa bisa jadi belajar anatomi lien en hepar ? gak ada hubungannya ! kalo penyakit leukemia masih ada hubungannya sama hepar en lien. Ini gak nyambung bung bung sama sekali. Jaka sembung bawa golok . gak nyambung! “

“ iye . sinting . Cuma Tuhan yang tahu itu masuk akal apa enggak . udah gak waras. Tapi tadi emang moodnya kan jelek. Udah keliatan . ketebak sih. “ kata seorang temen saya. saat itu saya sudah panic attact .PARNO berat.  TAKUT . Makin bingung mau belajar apa ? gimana ceritanya kalo saya tiba – tiba ditanya system pembuluh darah di otak dan cabang – cabangnya? Kan bisa aja dosen saya mengganggap itu perlu ?

“  IYA !  ibaratnya insinyur mau ujian tentang pembuatan genteng , dia udah mati – matian belajar cara buat en bangun genteng rumah , tapi pas ujian ditanya nya ,’ dimana letak semua debu yang ada di genteng ?’ MENEKETEHE . mana ada yang tahu ??dimana letak debu di genteng ? “Emosi froggy mulai meledak hebat.

Saya ngeri banget. Si konsulen masih di dalam bangsal. Tujuh orang  berikutnya panic . giliran ujian saya besok . dan otak saya udah bener – bener fully booked.Gak bisa masuk apa – apa lagi.  Lagian saya heran yah ? kenapa bagian anak ini ribet banget sih ?  gak kebayang  pertanyaan ujian nanti.  Makanya kalo ada orang yang nanya , mau jadi dokter anak ? Bedeh …detik itu juga saya jawab “ makasih .enggak deh”  Daripada gila kebanyakan ngafalin materi anak.

Besoknya froggy  diminta menghadap lagi dan disuruh mengerjakan papper singkat tentang diare akut. Dikerjakan satu hari , sebanyak 10 halaman. Dengan daftar pustaka dari lima jurnal internasional yang terbaru dan paling dipercaya.

Syukurlah .froggy bisa bernafas lega.  Berterima kasih atas belas kasihan konsulen. Mungkin Mood si konsulen udah baikan.

Buat paper  itu artinya lulus ujian dengan nilai minimalis. Minimal batas kelulusan.  Karena nilai minimalis itu, artinya tertutuplah kesempatan untuk mendaftarkan diri jadi spesialis anak untuk selama – lamanya. Si Konsulen , karena mood jeleknya, dan karena pertanyaan iseng nya, baru saja menutup peluang seorang dokter umum untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik lagi. Tanpa ujian dan pertanyaan yang layak, Kesempatan melayang. Untung froggy juga gak ada niat masuk ke bagian anak.

Ya gpp sih . kalo si konsulen mau  bertanya yang aneh- aneh ,yang gak ada hubungan sama kasusnya . sah – sah aja . dan dia juga berhak kok untuk bertindak  arogan. Toh pada akhirnya si koas hanya bisa bergantung pada belas kasihan  konsulen, situasi  sekitar, serta Doa memohon keberuntungan.  Dibuka atau ditutupnya sebuah kesempatan… sekali lagi ditentukan oleh arogansi dan mood konsulen. Begitu besar kuasa nya konsulen. Hanya setingkat di bawah Tuhan.

Begitu besar juga kepalanya. Sangking besarnya sampai saya takut akan meledak.

 

Wraithful woody

A long time ago , October 20 10