Mari bersama Saya merayakan pesta galau


I’m 25 and I will share my thoughts…

Kemarin mungkin menjadi hari yang paling galau untuk saya. saya tidak menjelaskan kenapa saya bisa segalau itu. tapi yang jelas galau saya tercermin dari banyaknya twitter yang saya tulis. Dan semuanya menyiratkan kegalauan level maksimal. Buktinya teman saya sampai pada berkomentar supaya saya menghentikan postingan tentang perasaan saya yang sedang galau.

Gara- gara perasaan galau yang saya alami , saya jadi bisa memaklumi kenapa banyak sekali orang – orang yang hobi mencurahkan perasaan nya difesbuk maupun twitter. Dulu saya mentertawakan kegalauan mereka. Posting yang konyol di fesbuk. Tentang marahnya , sedihnya , dan harapan mereka terhadap kekasih hati ,atau orang yang sudah menyakiti mereka. Gemes rasanya pengen bilang ,” plis , simpen aja napa?!” Namun Saat ini saya pun melakukan hal yang sama. Dan saya mengerti betul perasaanmereka. Saya memahami sepenuhnya, Sedihnya perasaan mereka. KARENA saya mengalami hal yang sama.

Dan inilah beberapa postingan yang saya tulis untuk orang yang benar – benar berhasil membuat saya galau. saya minta maaf kepada teman – teman yang memfollow saya di twitter karena mengalami gangguan badai tulisan galau di wall mereka.  Maaf buat serangan galau akut lewat tulisan saya di twitter. Mungkin blog ini bisa mengabadikan betapa banyaknya tulisan super mengganggu yang sudah saya tulis di twitter kemaren. Tapi terima kasih juga, berkat badai galau kemarin , saya berhasil ketemu temen sesama penulis. So, kadang galau gak sepenuhnya menghancurkan. Mengekspresikan perasaan lewat tulisan gak sepenuhnya dosa. Karena ,dibalik setiap musibah, ternyata saya masih menemukan kebahagiaan.

Well, dan inilah beberapa badai galau yang saya tulis .eh ,saya mau tanya , Apa benar , galaunya terasa sekali dalam setiap katanya ?

Terkadang hal yang mustahil tetaplah suatu kemustahilan.

Ada saatnya saya begitu ingin melihat anda, dan ketika itu anda menghilang ditelan bumi…

Ada saatnya saya tidak ingin melihat anda , dan ketika itu anda mengejar saya , anda muncul di depan pintu saya, dan saya tersenyum bahagia.

Ada saatnya saya berdoa agar saya bisa bertemu anda, sekedar tersenyum dan menyapa dengan tulus.

Ada saatnya saya begitu berharapa anda hadir didalam hidup saya, tapi ada kalanya , ketika saya ingin anda tidak meninggalkan jejak di hati saya.

Ada satnya anda harus melepaskan cengkraman tangan anda di hidup saya , dan saya melepaskan genggaman mimpi saya tentang anda

Ada saatnya , pada ahkirnya anda hanya ada didalma mimpi dan harapan saya . Saat saya harus melanjutkan hidup , begitupula dengan anda.

Ada saatnya saya berterima kasih atas kehadiran anda didalam kehidupan saya, menyentuh kabu saya yang terdalam , menyiramkan kebahagiaan

Ada saatnya ,anda menuntut saya menuju cita – cita, dan saya berterima kasih atas segala penghiburan yang anda berikan untuk saya .

Ada saatnya saya sungguh – sungguh mengasihi anda, dan berdoa dengan tulus hati untuk kebahagiaan anda dan orang yang anda kasihi.

Ada saatnya ketika mimpi hanyalah mimpi . dan saya akan bangun , meninggalkan mimpi tersebut . saya akan melangkah maju

Ada saatnya saya berdoa semoga anda segera berlalu dari hidup anda,dan semoga api harapan saya  kepada anda segera padam.

Ada saatnya , dan saya menantikan saat tersebut , ketika saya bertemu anda kembali , dan segala rasa kasih saya kepada anda telah sirna

Dan ketika itu , saya harap anda berkenan menjadi sahabat saya. Saya mengasihi anda dengan sepenuh hati , dan semoga andapun demikian.

Dan saya berharap sekali lagi, semoaga saja saya masih bisa bersahabat dengan anda. Dan anda dapat melupakan juga semua rasa yang pernah ada .

Sebab… pada suatu saat, semuanya begitu berbaur dan bercampur . realitas dan mimpi saya begitu menyatu. Dan saya telah saya mengartikan , menterjemahkan , menalar , dan menganalisa segalanya secara terbalik.

Biar saya beritahu …

Terkadang degup jantung yang menggebu. Dan cinta yang meluap tidak melulu sesuatu yang sejati. Karena walaupun saya merasakannya , ada tetap berlalu.

Terkadang penghiburan dan kasih sayang ,bukanlah sebuat pernyataan hati , tapi sebentuk permainan yang melagukan kisah jenaka semata.

Dan terkadang ,meski saya telah melihat ketulusan dimata anda. Saya menyadari , anda telah berhasil membungkus kepalsuan dengan ketulusan .

Sehingga ijinkan saya untuk mengatakan sesuatu kepada anda, cukuplah anda bersedih dengan cara jenaka. Saya telah melihat kepedihan anda.

Sekarang , saya memohon kepada anda…

Berbahagialah karena saya meminta anda untuk berbahagia. Berbahagialah dengan hati yang tulus . Karena saya sudah mendoakannya untuk anda.

Sekali lagi , saya memohon …berbahagialah anda…

Sungguh … Anda layak untuk berbahagia…

Saya menantikan senyuman yang tulus dan pancaran sinar mata yang ceria  dari anda.

Semoga anda berbahagia.

 

 

Saddy woody ,

February third, 2012

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s